Monograf
Seni Bertahan Hidup
Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kalanya kita terperosok dalam jurang ketidakpastian, menghadapi kehilangan, tekanan, atau kegagalan yang seolah menguji batas napas dan logika. Namun, justru di titik paling rapuh itu, kita sering menemukan kekuatan yang paling sejati.
Buku ini tidak sekadar menghadirkan cerita tentang penderitaan, melainkan tentang keberartian: bagaimana luka bisa menjadi pelajaran, kesulitan menjelma keteguhan, dan setiap kejatuhan menuntun pada kesadaran baru tentang makna hidup. Setiap kisah disusun dengan kejujuran emosional. Sementara esai reflektif di dalamnya menawarkan cara pandang dan solusi agar kita tak hanya sanggup bertahan, tetapi juga tumbuh dan melangkah lebih tenang.
Kami percaya, bertahan hidup adalah seni berproses antara rasa sakit, harapan, dan keberanian untuk terus melangkah. Semoga buku ini menjadi teman seperjalanan bagi kalian yang sedang berjuang menata diri, mengumpulkan serpihan semangat, dan belajar mencintai hidup apa adanya.
Tidak tersedia versi lain